Lembaga Keuangan Telah Melapor Nasabah Data Pada Ditjen Pajak

Lembaga Keuangan Telah Melapor Nasabah Data Pada Ditjen Pajak

Kementrian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pajak telah mencatat kurang lebih ada 3.377 lembaga keuangan di Indonesia yang telah melakukan pelaporan dari data-data nasabah. Pelaporan ini adalah salah satu cara dan upaya dari pemerintah dalam merealisasikan peraturan keterbukaan data para nasabah perbankan.

Sumber : Konsultan Pajak Jakarta

Hestu Yoga Saksama, sebagai Direktur Penyuluhan, Pelayanan serta Hubungan Masyarakat berkata bila jumlah pendaftar sudah mencakup data dari seluruh lembaga keuangan termasuk asuransi dan perbankan. Akan tetapi, sebagian kecil dari lembaga keuangan yang ada di daerah tampaknya masih belum melakukan pelaporan yang diperlukan.

Sebelumnya juga Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan telah melakukan sosialisasi Perdirjen Pajak dengan Nomor 04/PJ/2018 mengenai Tata Cara Pendaftaran Bagi Lembaga Keuangan serta penyampaian laporan yang isinya informasi keuangan otomatis.

Sambut Pertukaran Internasional

Hestu Yoga mengatakan melalui peraturan anyar tersebut jika Dirjen Pajak mempunyai wewenang untuk melihat rekening nasabah yang terdaftar di bank atau juga lembaga keuangan lainnya. Tidak selesai sampai di situ saja, sosialisasi ini merupakan persiapan matang untuk menyambut pelaksaanaan AeoI (Automatic Exchange of Information) yang akan diselenggarakan nanti pada September 2018.

Dengan demimkian, para lembaga keuangan yang diwajibkan untuk mendaftarkan diri ke Direktorat Jenderal Pajak sebelum acara AEoI berlangsung serta laporkan data para nasabahnya di akhir bulan Februari 2018.

Peraturan yang keluar 5 Februari, mengatakan jika ada bats waktu dari pendaftaran para lembaga keuangan tersebut pada DJP yakni di akhir Februari 2018. Sebelum akhir bulan Februari, mereka harus mendaftarkan diri.

Pada akhirnya nanti, sosialisasi akan dilaksanakan di berbagai Kantor Pelayanan Pajak di wilayah yang ada di Indonesia. Sekarang ini sudah berakhir pelaporan data nasabah pada Direktorat Jenderal Pajak karena sudah awal April 2018.

Sosialisasi yang sudah dilakukan, diharapkan mendapatkan banyak keuntungan, karena makin banyaknya lembaga keuangan juga asuransi yang melaporkan data-data para nasabahnya maka semakin baik pula untuk keperluan pemerintah terutama Direktorat Jenderal Pajak, pemerintah jadi tahu seberapa besar kekayaan yang dimiliki oleh para nasabah apakah termasuk wajib pajak atau bukan.

Read More

Review Hisense 65XT910 TV 4K 65 IN

Review Hisense 65XT910 TV 4K 65 IN

Melihat Hisense saat ini, membuat kami merasakan kembali 10 tahun lalu. Membayangkan Samsung dan LG pada posisi sama seperti Hisense saat ini; memiliki reputasi, terutama di Eropa, karena membuat televisi entry level berharga murah, yang harganya langsung menantang penguasa industri saat itu dan menjelma menjadi raja di masa kini. Kami maklum jika belum pernah mendengar nama ini – sekalipun mereka adalah pembuat televisi terbesar ketiga di dunia. Keunggulan internasional Kemasan televisi ini, misalnya, menunjukkan bahwa mereka bekerja sama dengan klub sepakbola Jerman, FC Schalke 04. Hisense juga menjadi sponsor turnamen sepakbola UEFA Euro 2016 di Prancis.

Sumber : Sewa Sound System Jakarta

Mereka juga menjadi partner resmi Red Bull Racing, mensponsori Australian Open serta Nascar. Dan itu semua akan menjadi sia-sia jika Anda tak mempunyai teknologi untuk mendukung promosi tersebut. Karenanya, Hisense mempersembahkan ULED, merupakan teknologi LED yang dikembangkan sendiri oleh perusahaan ini. Menurut Hisense, itu adalah “terminologi kolektif akan teknologi yang mampu meningkatkan kualitas gambar dan menuntaskan kelemahan utama platform tingkat hitam”. Penuh teknologi Teknologi yang dterapkan termasuk Wide Colour gamut, yang diklaim mampu menambah spektrum warna pada panel hingga 25 persen lebih banyak dibanding TV LCD standar.

Lalu ada High Dynamic Contrast, serta ada pemindai backlight menawan yang ditujukan untuk mengurangi motion judder dan blur. Juga jangan lupakan 240-zone local dimming, yang menurut Hisense, seperti ada 240 kamera berbeda yang merekam gambar. Memungkinkan warna gelap menjadi lebih pekat dan cahaya lebih terang. Hisense seperti memberikan pernyataan visual melalui model unggulan mereka ini. Anda pasti akan takjub melihat lekukan dan tipisnya dudukan televisi ini. Apa yang Anda terima adalah TV 4K dan 3D, dengan decoding HEVC yang mendukung streaming konten Ultra HD dari Netfl ix. Anda juga akan mendapat HDMI 2.0 (dua dari empat port HDMI) dan USB 3.0 (satu dari tiga port USB) untuk memutar konten dari sumber lain. Melengkung dan elegan, dan Anda juga akan mendapat kenyamanan sudut pandang luas sehingga bisa ditempatkan di lantai.

Read More